Pages

Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Materi Kuliah. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

4 Syarat Perilaku Bisa Disebut Abnormal



Amerika Serikat, Psikologi Zone – Kadang-kadang kita bertanya kepada diri sendiri, “Apakah saya normal?” Saya selalu berulang-ulang mencuci tangan dengan sabun, walaupun terlihat tidak kotor. Melihat hasil pekerjaan secara berulang-ulang walaupun pekerjaannya sudah benar. Nampaknya saya memiliki gangguan apa yang disebut Obsesif-Compulsive Disorder (gangguan obsesif-kompulsif). Dari waktu ke waktu, Anda mungkin bertanya-tanya, apakah saat ini saya “normal”.
“Standar normal atau abnormal tergantung pada masyarakat dimana kita hidup, apakah perilaku tersebut dapat dianggap normal atau abnormal oleh masyarakat,” kata Jennie S. Bev, yang saat ini mengejar gelar Doctor of Psychology di Southern California University, Sabtu (7/4).
Ia menambahkan, dalam budaya Jepang, kehormatan pribadi adalah sesuatu yang serius. Bila kehormatan mereka ternodai oleh diri mereka sendiri, maka bunuh diri layak dilakukan. Berbeda dengan Amerika Serikat, pikiran yang terlintas pertama kali ketika orang bunuh diri adalah depresi klinis.
“Budaya menentukan apakah perilaku seseorang disebut normal atau abnormal. Kata yang mungkin bisa diterima pada perilaku aneh adalah eksentrik. Seorang seniman yang melukis dengan air ludah sendiri, dapat dianggap eksentrik bukan abnormal,” tuturnya yang juga lahir di Jakarta.
Ia mengatakan, “secara umum, empat prasyarat sebuah perilaku bisa disebut abnormal yaitu ketika ada penyimpangan, penderitaan, disfungsi, dan bahaya.”
Jennie menjelaskan lebih lanjut, penyimpangan perilaku dari norma-norma umum di masyarakat bisa dianggap abnormal. Seseorang bisa saja mengalami gangguan kepribadian disosiatif, namun di budaya tertentu ia dianggap kerasukan.
Penderitaan yang dialami oleh individu dan orang disekitarnya menjadi tolak ukur abnomal berikutnya. Misalnya, seseorang bersedia bersepeda ke 100 negara di dunia, selama apa yang dilakukan oleh individu tidak membuat tekanan atau penderitaan pada dirinya dan orang lain, maka itu bisa disebut eksentrik bukan abnormal.
Bentuk abnormal lainnya adalah disfungsi, apakah perilaku tersebut menyebabkan disfungsi dalam kegiatan sehari-hari. Berduka atas kematian saudara, kekasih, atau orang tua bisa berangsur membaik, namun bila sampai membuat individu menarik diri dari lingkungan dan kehidupan sehari-hari, maka bisa disebut abnormal yaitu mengalami gangguan depresi.
Setiap kali seseorang melakukan tindakan berbahaya pada dirinya atau orang lain, maka itu bisa disebut abnormal. Variabel ini tidak berlaku untuk semua kasus, misalnya pada kasus patologi psikologis tidak semua mengakibatkan bunuh diri atau pembunuhan. Walaupun begitu, tindakan membunuh atau merugikan seseorang jelas tidak bisa diabaikan.
“Dengan memahami apa yang disebut abnormal, kita seharusnya bisa mengamati diri kita sendiri dan orang lain untuk hidup lebih baik.


Selasa, 11 Desember 2012

Cara memberikan Fasilitas Link Download di Blog

1. Pertama Yang harus kita lakukan adalah memiliki tempat penyimpanan file yang akan di download,contoh saja kita dapat bergabung di www.4shared.com, jika belum memiliki anda harus mendaftar terlebih dahulu anda bisa memilih yang free atauu premium.
2. Kemudian, anda harus menguload file file anda yang akan di jadikan bahan download oleh pengguna lain, biasa berupa gambar,video, dan file file lainnya.
3. Langkah selanjutnya adalah kembali kemenu dasbor blog, yaitu kita harus mengentri postingan baru, misal dengan judul “ Download file gambaran umum akuntansi “ dan isinya berupa penjelasan. . . . serta tambahan kata kata seperti ini “untuk download klik disini”
4. Kemudian blok kata “kilik disini” kemudian pilih link
5. Selanjutnya isi link tersebut dengan alamat url dimana anda menyimpan file anda tadi di www.4shared.com
6. Selanjutnya anda sudah bisa menerbitkan postingan anda.

Sabtu, 08 Desember 2012

PENGANTAR TEORI EKONOMI

A. Sejarah singkat
Sejarah ilmu ekonomi di bagi menjdi tiga zaman yaitu :
1. Masa sebelum Adam Smith
Banyak pemikiran mengenai persoalan ekonomi tetapi tulisan tersebut tidak dikemukakan secara sistematik.
• Topik yang dibahas masih terbatas dan belum terdapat analisis yang menyeluruh berbagai aspek kegiatan perekonomian
• Pemikiran ekonomi belum bisa dipandang sebagai cabang ilmu yang berdiri sendiri

2. Adam Smith
• 1776 menerbitkan buku berjudul “An inquiry into Nature and Causes of the Wealth of Nation”.
• Pemikiranya ditulis secara sistematis
• Adam Smith dianggap sebagai “Bapak Ilmu Ekonomi”.

3. Masa Modern
Pada masa ini ciri cirinya adalah :
• Terjadi revolusi industri
• Teknologi semakin canggih
• Organisasi perusahaan semakin komplek
• Terjadi pertumbuhan dan modernisasi kegiatan ekonomi
B. PERSOALAN EKONOMI , KEGIATAN EKONOMI DAN PENTINGNYA ILMU EKONOMI
Persoalan ekonomi adalah Persoalan yang mengharuskan seseorang, perusahaan atau masyarakat membuat keputusan tentang cara yang terbaik untuk melakukan suatu kegiatan ekonomi
Kegiatan ekonomi adalah Kegiatan seseorang, perusahaan atau masyarakat untuk memproduksi barang dan jasa, mendistribusikan, dan mengkonsumsinya

Sedangkan Dalam melakukan kegiatan ekonomi, seorang individu, suatu perusahaan, atau masyarakat mempunyai beberapa pilihan atau alternatif, sehingga perlu tindakan mengambil keputusan untuk memilih alternatif terbaik dan itulah betapa pentingnya ilmu ekonomi dipelajari
C. WUJUD PERMASALAHAN EKONOMI
Wujud permasalahan dewasa ini adalah Kelangkaan (scarcity)yaitu keadaan dimana
Kebutuhan manusia selalu lebih tinggi daripada faktor produksi yang disediakan oleh alam , bentuk kelngkaan bisa berupa: kuantitas, kualitas, waktu & tempat


D. PEMBAGIAN JENIS BARANG
• Barang ekonomi:
Barang yang membutuhkan pengorbanan jika ingin memperolehnya , Contoh: beras, pakaian, barang² produksi industri, dsb.
• Barang bebas:
Barang yang tidak memerlukan pengorbanan untuk memperolehnya , Contoh: udara, sinar matahari, air hujan, dsb.

Barang ekonomi :
• Barang konsumsi : makanan, pakaian
• Barang modal : mesin, bangunan kantor
• Barang setengah jadi : tepung gandum, karet
• Barang akhir : roti, kursi

E. FAKTOR PRODUKSI

Adalah benda-benda yang disediakan oleh alam atau diciptakan oleh manusia yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang dan jasa.
Komponen komponennya adalah :
• Tanah dan sumber alam
• Tenaga kerja
• Modal
• Keahlian keusahawanan (enterpreneurship)





GAMBARAN UMUM AKUNTANSI

A. Defenisi Akuntansi
Akuntansi adalah Proses Identifikasi, Pencatatan, Penggolongan, Peringkasan, Pelaporan dan Penganalisaan terhadap transaksi ekonomi dari suatu entitas
B. Tujuan kegiatan Akuntansi
• Dapat mengetahui akibat transaksi terhadap harta, hutang dan modal.
• Dapat mengetahui susunan harta-harta, hutang dan modal perusahaan.
• Dapat mengetahui nilai-nilai harta, hutang dan modal perusahaan pada setiap saat bila diperlukan.
• Dapat dengan pasti, mengetahui laba atau rugi perusahaan selama periode akuntansi tertentu.
C. Pihak Yang Memakai Hasil Kegiatan Akuntansi
• PIHAK INTERN
Pemilik Perusahaan
Pimpinan Perusahaan
Karyawan
• PIHAK EKSTERN
Perbankan
Pemerintah
Masyarakat
D. Jenis Profesi Akuntansi
• Public Accounting
• Private Accounting
• Not For Profit Accounting
• Forensic Accounting
untuk download file powerpointnya klik disii


Rabu, 05 Desember 2012

PROSES MANAGEMEN


1.       Planning /Perencanaan
Perencanaan diartikan proses untuk menentukan tujuan serta sasaran yang ingin dicapai dan mengambil langkah-langkah strategis guna mencapai tujuan tersebut.
Yang dilakukan dalam tahap perencanaan:
a.       Melakukan forecasting
b.      Menetapkan tujuan
c.       Membuat strategi
d.      Menyusun peraturan/kebijakan
Tujuan Perencanaan :
a.       untuk memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial
b.      untuk mengurangi ketidakpastian
c.       untuk meminimalisir pemborosan
d.      untuk menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya, yaitu proses pengontrolan dan pengevalusasian

2.       Organizing
Pengorganisasian (Organizing) diartikan proses kegiatan penyusunan struktur organisasi sesuai dengan tujuan-tujuan, sumber-sumber, dan lingkungannya.
Yang dilakukan dalam tahan pengorganisasian:
a.       Membentuk struktur organisasi
b.      Membuat jalur pelaporan dan perintah yang jelas
c.       Menentukan spesialisasi pekerjaan
d.      Menyusun deskripsi pekerjaan
e.      Menentukan spesifikasi pekerjaan
Tujuan Pengorganisasian :
a.       Membantu koordinasi
b.      Memperlancar pengawasan
c.       Maksimalisasi manfaat spesialisasi
d.      Penghematan biaya

3.       Actuating
Pengarahan (actuating) diartikan keinginan untuk membuat orang lain mengikuti keinginannya dengan menggunakan kekuatan pribadi atau kekuasaan jabatan secara efektif dan pada tempatnya demi kepentingan jangka panjang perusahaan.
Yang dilakukan dalam tahap pengarahan:
a.       Orientasi
b.      Perintah
c.       Delegasi wewenang
Tujuan Pengarahan :
a.       Kemampuan memprediksi perilaku orang lain memberikan kesempatan untuk membangun komunikasi yang baik, efektif, dan efesien sehingga mampu berpikir, bersikap, dan bertindak tepat dalam berkomunikasi.
b.      Menjelaskan berbagai peristiwa yang terjadi di dalam organisasi.
c.       Kemampuan prediksi dan eksplanasi akan membantu pemimpin dalam menjalankan peran mengendalikan individu, kelompok, bahkan organisasi dalam mencapai tujuan bersama.

4.       Controlling

Pengawasan (controlong) diartikan usaha
sistematik untuk menetapkan standar pelaksanaan dengan tujuan perencanaan,
membandingkan kegiatan nyata dengan tujuan-I perencanaan, membandingkan
kegiatan nyata dengan standard yang ditetapkan sebelumnya, menentukan dan
mengukur penyimpangan-penyipangan serta mengambil tindakan koreksi yang
diperlukan untuk menjamin bahwa semua sumber daya perusahaan dipergunakan
untuk menjamin  bahwa semua sumber daya perusahaan dipergunakan dengan  cara
paling efektif dan efisiensi dalam pencapaian tujuan-tujuan perusahaan.
Yang dilakukan:
a.       Menentukan standar prestasi
b.      Mengukur prestasi yang telah dicapai
c.       Membandingkan prestasi yang telah dicapai degan standar prestasi
d.      Melakukan perbaikan bila terjadi penyimpangan dari standar prestasi yang telah ditentukan

PANCASILA SEBAGAI PARADIGMA KEHIDUPAN DALAM BERMASYARAKAT, BERBANGSA DAN BERNEGARA



Paradigma merupakan suatu sumber hukum, metode, serta penerapan dalam ilmu pengetahuan, yang sangat menentukan sifat, ciri dan karakter ilmu pengetahuan itu sendiri
1.       Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan
Dalam aspek pembangunan nasional kita harus mendasarkan pada hakikat nilai-nilai pancasila. Dengan demikian tujuan pembangunan nasional kita adalah untuk mewujudkan peningkatan harkat dan martabat manusia dengan mendasarkan pada nilai-nilai hakikat kodrat manusia. Oleh sebab itu, pembangunan nasional harus meliputi aspek rohani yang mencakup akal, rasa dan kehendak, aspek jasmani, aspek sosial dan kehidupan ketuhanannya
a.       Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan IPTEK
IPTEK merupakan suatu hasil kreativitas rohani manusia. Melalui kreativitasnya manusia mengembangkan IPTEK untuk mengolah kekayaan alam yang disediakan oleh Tuhan Yang Mha Esa. Dengan demikian tujuan esensial IPTEK adalah demi kesejahteraan manusia. Dalam hal ini pancasila telah memberikan dasar nilai-nilai bagi pengembangan IPTEK demi kesejahteraan hidup manusia.
b.      Pancasila sebagai Paradigma Pembangunan politik, ekonomi, dan sosial budaya, serta pertahanan dan keamanan.
Hakikat pembangunan bidang politik adalah mendasarkan pada dasar ontologism manusia.
Hakikat pembangunan bidang ekonomi didasarkan pada tujuan demi kemanusiaan dan kesejahteraan seluruh bangsa.
Hakikat pembangunan di bidang sosial budaya didasarkan pada sistem nilai yang sesuai dengan nilai-nilai budaya yang dimiliki bangsa itu sendiri.
Hakikat pembangunan di bidang pertahanan dan keamanan ( Hankam ) basis moralitasnya adaalah kemanusiaan yang beradab, dengan tujuan demi terjaminnya harkat dan martabat manusia, terutama terjaminnya HAM.

2.       Pancasila sebagai Paradigma Reformasi

Dimaksudkan untuk menata kehidupan dan berbangsa dan bernegara dalam suatu sistem negara dibawah nilai-nilai Pancasila, bukan menghancurkan dan membubarkan bangsa dan negara Indonesia.
Hakikatnya adaalah mengembalikan tatanan kenegaraan kearah sumber nilai yang merupakan platform kehidupan bersama bangsa Indonesia, yang selama ini telah direduksi/diselewengkan demi kepentingan kekeuasaan sekelompok orang.



FUNGSI DAN KEDUDUKAN PANCASILA

1. Pancasila sebagai Jati Diri Bangsa
Proses terjadinya Pancasila adalah melalui suatu proses kualitas. Artinya, sebelum disahkan menjadi dasar negara, baik sebagai pandangan hidup maupun filsafat hidup bangsa Indonesia. Fungsinya adalah sebagai motor penggerak bagi tindakan dan perbuatan dalam mencapai tujuan. Pancasila merupakan prinsip dasar dan nilai dasar yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat Indonesia, yang mempribadi dalam masyarakat dan merupakan sesuatu living reality. Pancasila ini sekaligus merupakan jati diri bangsa Indonesia.

2. Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia
Tujuan utama dirumuskannya Pancasila adalah sebagai dasar negara RI. Oleh karena itu fungsi pokok Pancasila adalah sebagai dasar negara. Hal ini sesuai dengan dasar yuridis sebagaimana tercantum dalam pembukaan UUD 1945. Disini Pancasila merupakan suatu dasar nilai serta norma untuk mengatur penerintahn negara atau dengan kata lain Pancasila menjadi suatu dasar untuk mengatur penyelenggaraan negara.
Menurut TAP MPRS NO.XX/MPRS/1966, TAP MPR NO.V/MPR/1973 dan TAP MPR NO.IX/MPR/1978 sebagai sumber dari segala sumber hukum dan sumber tertib Pancasila hakikatnya merupakan suatu pandangn hidup, kesadaran dan cita-cita hukum serta cita-cita moral yang meliputi suasana kebatinan serta watak bangsa Indonesia.

3. Pancasila sebagai Ideologi Bangsa dan Negara Indonesia
Pancasila sebagai ideologi merupakan bagian terpenting dari fungsi dan kedudukannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila sebagai Ideologi juga menjadi pijakan bagi pengembangan pemikiran-pemikiran baru tentang berbagai kehidupan bangsa. Melaluinya diharapkan bangsa Indonesia dapat melahirkan dan mengembangkan gagasan, konsep, teori, dan ide-ide baru tentang kehidupan politik, ekonomi, social, budaya, hokum, hankam dan semua proses kehidupan berbangsa dalam rangka pembangunan nasional.
Pancasila dalam kedudukannya sebagai ideologi negara, diharapkan mampu menjadi filter dalam menyerap pengaruh perubahan zaman di era globalisasi ini. Keterbukaan Ideologi pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual. Suatu Ideologi negara, merupakan hasil refleksi manusia, berkat kemampuannnya mengadakan distansi ( menjaga jarak ) terhadap dunia kehidupannya. Antara keduanya, yaitu Ideologi dan kenyataan masyarakat terjadi hubungan dialektis, sehingga berlangsung pengaruh timbal balik yang terwujud dalam interaksi yang disatu pihak memacu Ideologi makin realistis dan dilain pihak mendorong masyarakat makin mendekati bentuk yang ideal. Ideologi mencerminkan cara berfikir masyarakat, namun juga membentuk masyarakat menuju cita-cita.

FUNGSI MANAJEMEN PERENCANAAN

Dua alasan mengapa perencanaan itu di anggap penting :
1. Protective benefits
Mengurangi kemungkinan terjadinya kesalahan dalam pembuatan keputusan
2. Positive benefits
Meningkatkan sukses pencapaian tujuan organisasi
• Definisi Perencanaan
T. Hani Handoko (1995) mengemukakan bahwa: “ Perencanaan (planning) adalah pemilihan atau penetapan tujuan organisasi dan penentuan strategi, kebijaksanaan, proyek, program, prosedur, metode, sistem, anggaran dan standar yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan.
• Stephen Robbins dan Mary Coulter mengemukakan tujuan perencanaan sebagai berikut
 untuk memberikan pengarahan baik untuk manajer maupun karyawan nonmanajerial.
 untuk mengurangi ketidakpastian.
 untuk meminimalisir pemborosan.
 untuk menetapkan tujuan dan standar yang digunakan dalam fungsi selanjutnya.
Adapun manfaat perencanaan secara umum adalah :
 Menghemat waktu usaha dan dana
 Meminimumkan pekerjaan yang tidak pasti
 Membuat tujuan lebih khusus, terperinci, dan mudah dipahami
 Memudahkan dalam melakukan koordinasi
 Memberikan cara pemberian perintah
 Membantu penempatan tanggung jawab

Sisi lebih dan sisi kurang perencanaan ada;ah sebagai berikut :
Kelebihan Perencanaan
 Memungkinkan manajer memahami keseluruhan gambaran operasi lebih jelas
 Menyesuaikan diri dengan perubahan lingkungan
Kelemahan perencanaan
 Adannya rencana yang cara-caranya tidak konsisten
 Cenderung menunda kegiatan
 Terlalu membatasi manajemen untuk berinisiatif dan berinovasi
Proses Penyusunan Perencanaan :
1. Merumuskan misi dan tujuan
2. Memahami Keadaan saat ini
3. Memahami faktor pendukung dan faktor penhambat baik internal maupun eksternal
4. Perumusan perencanaan

Oleh :DWI AGUNG NUGROHO ARIANTO, SE. MM

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Web Hosting Coupons